![]() |
| Sumber: https://twitter.com/virtuspro |
Nisha yang sempat terjebak diatas mencoba kabur dengan doppelganger menuju low ground setelah misi penyelamatannya gagal total. Meski fissure block dari Yazid Jaradat / YapzOr dengan Earthshaker andalannya berhasil mencegah Ramzes dan teman-temannya turun ke low ground, tidak dapat dipungkiri kalau reflection adalah salah satu skill paling mematikan dari Terrorblade. Nisha yang tidak dapat kabur lebih cepat masih berada dalam jarak sembur Noone, dan itulah titik balik yang mengokohkan pondasi kemenangan Virtus.pro di game terakhir seri tersebut.
| Paragraf satu dan dua in a nutshell | Sumber: https://www.dotabuff.com/ |
Brewmaster pun sudah mulai tergusur dari posisi offlane sejak Clement Ivanov / Puppey senang menggunakannya sebagai hard support.
Game pertama dimenangkan VP, meski Shadow Shaman di awal cukup merepotkan mereka. Game kedua dikuasai oleh rotasi YapzOr dengan Weavernya, yang berhasil menghancurkan ketiga lane VP, cukup untuk memberikan ruang hingga Arc Warden dan Broodmother mengambil alih lampu sorot.
| Buyback, buyback, buyback | Sumber: https://www.dotabuff.com/ |
Kali ini Team Secret mempersenjatai draft mereka dengan Morphling yang dipegang Nisha untuk mengatasi Terrorblade. Sayangnya permainan Secret tidak cukup baik untuk menghalau daya gedor dari offlane Shadow Shaman yang kali ini dipegang oleh Pavel Kvhastunov / 9pasha. Keadaan berbalik dan kedua tim harus menyelesaikan pertarungan di game kelima.
![]() |
| Sumber: https://liquipedia.net/ |
Kedua tim yang berlaga di grand final merupakan dua tim paling favorit, apalagi Team Secret yang baru saja menjuarai ESL One Hamburg 2018 akhir Oktober lalu. MidOne pun bermain di tanah kelahirannya sendiri, membangkitkan animo penonton di seluruh sudut Axiata Arena. Sebelum menginjakkan kaki di grand final dari lower bracket, VP telah sebelumnya kalah dari Secret. Balas dendam VP langsung terlampiaskan.
Berikut adalah klasemen DPC sementara dari 12 tim teratas setelah Kuala Lumpur Major. Saat ini Tigers ada tepat di urutan ke-13. Menurut kalian apakah bakal ada perwakilan Indonesia di The International 2019?
![]() |
| Tigers PepeHands | Sumber: http://www.dota2.com/ |






0 Comments