![]() |
| Sumber: Liquipedia |
Masih tersisa satu kursi lagi bagi pemenang Bucharest Minor, yang saat ini sedang melangsungkan fase kualifikasi. Bucharest Minor sendiri nantinya akan digelar seminggu sebelum Chongqing Major di Bucharest, Hungaria. Sebelum kita bahas kesana, baiknya kita bahas dulu kelima belas tim yang sudah pasti akan terbang ke Republik Rakyat Tiongkok.
![]() |
| Sumber: Liquipedia |
Lain halnya dengan Amerika Utara, dimana ketiga tim yang lolos kualifikasi Kuala Lumpur Major kembali hadir di Chongqing Major. Tidak berhenti disitu, tetap ada warna menarik di skena Amerika Utara, dimana EternaLEnVy / Jacky Mao berhasil mengalahkan mantan timnya, compLexity Gaming / coL, tidak satu, namun dua kali! EE yang baru saja keluar dari coL bersama Sneyking / Jingjun Wu, kini berkongsi dengan Fear / Clinton Loomis, yang juga menjadi stand-in bagi coL di kualifikasi Kuala Lumpur Major. Jika di coL EE bertugas sebagai support bagi Fear yang menjadi carry, kini mereka bertukar peran. Sayangnya kolaborasi ini masih belum bisa menundukkan kekuatan trinitas Evil Geniuses - Forward Gaming - J.Storm.
| Sumber: DOTABUFF |
Kalau di skena CIS, tentunya sudah ada rumus VP + 1. Seperti biasa, Na`Vi gagal lolos, dan tim kedua yang lolos ke Kuala Lumpur Major, Gambit, kini digantikan NoPangolier, tim yang dimotori dua mantan pemain Odium, Ghostik / Andrey Kadyk dan CemaTheSlayer / Semion Krivulya. Poin yang sangat menarik di CIS, VP tidak lolos sebagai juara pertama dari closed qualifiers, namun kedua! Sepertinya permainan NoPangolier layak ditunggu.
| Sumber: DOTABUFF |
Hal ini sepertinya tidak ditanggapi secara serius sebelumnya oleh Valve, tindakan yang diambil Valve rasanya terlambat, yaitu setelah test 123 menjuarai closed qualifiers Chongqing Major. Seandainya test 123 tidak didiskualifikasi, Pain Gaming akan kembali bermain di Major bersama mereka, namun kali ini, Pain Gaming ditemani tim asal Peru, Thunder Predator. Siapa mereka, penulis juga hanya tahu nama Atun / Juan Ochoa dan Matthew / Farith Puente yang mantan pemain Infamous.
Save the best for last. Meskipun hasilnya tidak diluar dugaan, yaitu Fnatic dan TNC Predator, Tigers yang kini diundang ke closed qualifiers, harus merelakan kekalahan mereka di tangan mantan tim k`wonderkid / Muhammad Rizky Anugrah, BOOM.ID, yang melewati open qualifiers pertama dengan mulus. Pertandingan berjalan cukup sengit dimana kedua tim berada pada level yang seimbang, sehingga pemenang perlu ditentukan di game ketiga. Sayangnya, perjalanan BOOM.ID harus berakhir antiklimaks di tangan Mineski, setelah sebelumnya kalah telak di hadapan TNC.
| Sumber: DOTABUFF |




0 Comments